Hikasa's Blog

Prolog……. dan kumbangpun berdoa

Posted on: Agustus 30, 2009

Ketika fajar merekah di hamparan pasir, kumbang-kumbang menyeruak dari dalam gurun, bergegas merayap ke permukaan untuk mendoa. binatang-binatang itu berbaris di sepanjang punggung bukit pasir, menghadapkan wajah ke matahari, lalu menundukkan muka, seakan bersujud penuh khusuknya………….

Air mataku menetes tatkala menyaksikan pemandangan itu. Air mata yang terakhir.

……………………. Andai saja hatiku memantulkan ketaatan para kumbang……..  Andai saja keyakinan yang tak berbatas itulah yang melimpahi hatiku, bukan degup kecemasan manusia, keraguan dan hasratku……. bahkan kebingungan yang tertanggungkan akan merasuki nalar ketika pikiran berusaha mati-matian memahami dirinya sendiri.

Dari Novel “Sang Raja Jin”/Irving Karchmar

Aku membeli novel ini karena membaca kalimat ……..”bahkan kebingungan yang tertanggungkan akan merasuki nalar ketika pikiran berusaha mati-matian memahami dirinya sendiri”

Kalimat tersebut membuatku menangis, terkadang ketika kita sedang berusaha melihat ke dalam diri kita dan berusaha sebisa mungkin menelaah siapa diri kita malah kebingungan yang kita dapat. Novel ini mengandung kalimat-kalimat yang membuatku merenung dan berpikir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Twitter Terbaru

Top Rated

Arsip

%d blogger menyukai ini: